Rs Rujukan Di Jabodetabek Penuh, Kemenkes

Written by Andali on March 23, 2021 in LIP with no comments.

Hal ini pun terjadi di DKI Jakarta yang mulai merasakan kekurangan rumah sakit rujukan Covid-19. Pada 31 Mei 2021 kapasitas tempat tidur isolasi di Jakarta sebesar 6.621 dan terpakai 2.176 atau 33% dan ICU sebesar 1.014 dan terpakai 362 atau 36%. Belakangan beredar isu bahwa tingkat hunian RS penanganan COVID-19 di Jakarta penuh, sehingga sudah tidak mampu lagi menampung pasien COVID-19.

Jakarta, InfoPublik – Raut sedih tampak di wajah Supono begitu ia bercerita tentang pasien COVID-19 yang diantarkannya berkali-kali ditolak rumah sakit. Sudah lima tahun, pria asal Sidoarjo, Jawa Timur, bergabung menjadi relawan di Info Lintas Sidoarjo. Fasilitas yang disebutnya flat isolasi mandiri ini, kata Wiku, diperuntukkan untuk pasien Covid-19 OTG yang tidak memungkinkan untuk melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing. Menekan angka penularan COVID-19 menjadi solusi lain yang harus dilakukan untuk menjaga kemampuan layanan rumah sakit.

Sementara itu, lanjut dia, IGD di rumah sakit rujukan Covid-19 juga mulai banyak yang kosong. Akibat hal tersebut, Pemperintah Provinsi DKI Jakarta akhirnya menambah 21 rumah sakit tambahan sebagai rumah sakit rujukan. Kabarnya, beberapa rumah sakit rujukan Covid-19 mulai dipenuhi pasien hingga harus menolak beberapa pasien baru lainnya. “Dari 78% keterisian tempat tidur tersebut 25 persennya merupakan warga luar DKI Jakarta dan komitmen kami tetap untuk tak membeda-bedakan pelayanan, tetapi ini menjadi peringatan bahwa virusnya tak mengenal batas wilayah,” tambah dia. [newline]Sementara itu, berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19, kasus positif Covid-19 di Jakarta terus meningkat signifikan, bahkan dalam beberapa hari terakhir penambahan kasus positif menyentuh angka di atas 3.000 per hari. Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat peningkatan keterpakaian tempat tidur di 98 rumah sakit rujukan Covid-19 setelah libur panjang akhir tahun 2020.

Berdasarkan information pada web site corona.jakarta.go.id pada Selasa (29/6), total tempat tidur untuk ruang ICU dengan tekanan negatif dan tanpa tekanan negatif sebanyak 668 unit. Hanya saja, penambahan pasien terjadi Bola Online lebih cepat dari kemampuan pihak rumah sakit untuk menambah kapasitas tempat tidur. Akibatnya, banyak pasien telantar sampai harus terbaring di tikar dan mobil pikap. Namun, menurut Anies, menambah tenda atau kapasitas tempat tidur saja tidak cukup.

Video yang merekam detik-detik seorang pasien diperiksa di atas mobil pikap beredar dan viral di media sosial pekan lalu. Lebih lanjut, Anies mewanti-wanti warga di DKI Jakarta untuk saling menjaga.

TEMPO.CO, Jakarta – Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan kapasitas ruang isolasi maupun ICU di rumah sakit rujukan khusus Covid-19 di Ibu Kota hampir penuh. Sampai dengan 23 Juni, kata dia, total tempat tidur yang tersedia di one hundred forty rumah sakit rujukan di Jakarta sebanyak 9.852 tempat tidur isolasi dan sudah terisi 90 persen atau eight.874 pasien. Dengan information tingkat okupansi rumah sakit rujukan Covid-19 di Jakarta, Wiku menegaskan pihaknya sejauh ini masih bisa menyediakan fasilitas kesehatan dengan baik. Namun ia menggarisbawahi perlunya dukungan dari masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan sehingga rumah sakit pun tidak semakin penuh. Menghadapi kondisi ini, kata dia, pihaknya sudah mengeluarkan Surat Edaran tentang peningkatan kapasitas perawatan di setiap rumah sakit.

Rumah sakit di Jakarta sudah penuh

Keluarga dan Puskesmas sudah menghubungi seventy five rumah sakit rujukan di Jabodetabek. Namun, tak ada satu pun ruang ICU yang kosong hingga akhirnya saturasi oksigen pasien menurun dan meninggal dunia. JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Kesehatan mengatakan, untuk mengurangi penumpukan pasien Covid-19 di rumah sakit rujukan, Pemerintah Daerah bisa menambah tempat tidur sebanyak 40 persen dari kapasitas yang ada dengan sistem konversi. “Hal-hal yang berkembang keterkaitan dengan ketersediaan tempat tidur dari ruang isolasi dan ICU itu bisa kita kendalikan dengan baik apabila proses preventif dan promotif dari masyarakat betul-betul dilakukan dengan baik.

“Saya membantu dengan modal tenaga. Pokok bondone semangat tok ae ,” ujar bapak empat anak ini terbahak. Pasien laki-laki berusia 30an tahun itu, menurut dia, punya riwayat sakit batuk dan menggigil. Hari itu juga ia langsung mengambil ambulans dan mengantarkan si pasien ke rumah sakit.

Comments are closed.